Sabtu, 28 Desember 2019

Minowa - Ayam Ya Okachimachi - Halal Sakura


Haiiii gaeees...yuk kita lanjutin cerita perjalanan Trio Kwek - Kwek di Tokyo. Tulisan sebelumnya bercerita tentang perjalanan Trio Kwek Kwek menuju Tokyo kaan, kali ini emak sholihah mau berbagi cerita tentang penginapan selama tinggal di Tokyo dan 2 tempat makan halal yang kami kunjungi.
Sesaat setelah kangen - kangenan di Bandara, kami berempat naek bus menuju ke asrama mas bojo di Tokyo International Exchange Center (TIEC). Kami hanya ingin istirahat sebentar di TIEC karena apartemen yang disiapkan mas bojo untuk kami tempati selama liburan di Tokyo baru boleh check in jam 17.00. Kenapa kami ngga tinggal di TIEC aja? Yup, kami ngga boleh nebeng tinggal di TIEC karena kamarnya mas bojo hanya boleh ditempati untuk single person bukan untuk Family.

Naek bus dari Bandara menuju TIEC






@TIEC
Istirahat di TIEC sudah cukup nih, badan udah seger lagi. Saatnya kami lanjutkan perjalanan menuju apartemen yang sudah disiapkan mas bojo. Oh iya, mas bojo milihin tempat tinggal di daerah Minowa. Kalo ngga salah nih, dari TIEC menuju Minowa itu 3 kali ganti kereta ditambah jalan kaki...hehehehe. Alhamdulillah duo sholihah setrong banget diajakin jalan jauh, mungkin karena sudah ketemu Ayah Galih nih...


kereta menuju Minowa
Setelah perjalanan yang menyenangkan, sampailah kami di Minowa. Sekilas tentang penginapan kami ini ya. Mas bojo pesan melalui Airbnb dengan bantuan dari sahabatnya. Di depannya sih nyebutnya Hotel Snow Lake Minowa tapi jangan disamain hotel yang ada lobbynya plus pake breakfast gitu ya. Kalo emak sholihah sih menyamakannya dengan sewa apartemen gitu lah. Harga sewanya sekitar ¥9500 perhari exclude Biaya Jasa dan Biaya Kebersihan ya. Begini nih penampakan penginapannya ya gaes.

Tampak depan


Untuk menuju kamarnya, kami naik menggunakan lift dimana lift itu langsung tepat berada di depan pintu kamar. Kaya gini nih gaes.
ini liftnya

langsung menuju pintu kan

Ruangan ini terdiri dari 2 kamar, 1 sofa di depan TV (bisa buat tidur juga), ada dapurnya dan kamar mandi serta toilet yang terpisah. Bisa muat untuk kurang lebih 8 orang lah ya. Untuk perlengkapan memasak, disediakan panci, penggorengan, pisau dan talenan serta alat makan (mangkok, gelas, sendok, garpu, sumpit). Handuk juga disediakan tapi emak lupa berapa jumlahnya. Berhubung jajan disini lumayan mahal, ga ada warteg bo', emak sholihah lebih sering masak lho. Jadi, keberadaan dapur ini sangat membantu donk.
Kamar Tidur 1
Kamar Tidur II
Kamar Mandi dengan bathtub
Ada mesin cuci

Toilet
Dapur lengkap dengan panci, sendok, garpu, mangkok dan sumpit

Living Room, kata kakak
Ada kulkas dan microwave
Emak bersyukur banget mas bojo milih tempat ini, karena selain nyaman dan bersih banget ruangannya, tempatnya juga strategis dekat dengan Stasiun Minowa. Mau kemana mana deket, tinggal jalan bentar ke stasiun trus ngikutin rute keretanya deh. Nah, penginapan udah dibahas nih. Sekarang mau beralih ke makanan ya.
Selama di Tokyo, ada dua tempat makan halal yang emak sholihah cobain nih gaes. Yang pertama, "Kedai Ramen Ayam - Ya Okachimachi" http://ayamyaokachimachi.blogspot.com/. Lokasinya ngga jauh dari Naka-Okachimachi Stasiun. Kalo dari apartemen kami di Minowa, jalan kaki kurang lebih 5 menit menuju Minowa Stasiun, pilih Hibiya Line (H19) kemudian melewati 3 perhentian sampailah di Naka-Okachimachi Stasiun (H16) dan keluar lewat 'South Exit' lanjut jalan kaki kurang lebih 5 menit maka kita akan nemu kedai ramennya (kami selalu ngandalin gugel map ya). Eh iya, disini jalan kaki itu biasa ya gaes, banyak temennya. Sepertinya kedai ramen halal ini sangat terkenal dan jadi paporit banyak orang, buktinya pas kami dua kali berkunjung kesana hampir jam 21.00 pengunjungnya tetep banyak lho. Cara ordernya juga gampang lho. Di bagian depan ada kayak vending machine gitu, kita masukin uang, pilih menu kemudian keluarlah secarik kertas untuk diberikan ke pelayannya. Eh iya, mba yang nglayanin kayaknya orang Indonesia lho (berbahasa Indonesia tapi emak ngga sempet nanyain asalnya). 









Habis makan ramen lanjut jalan - jalan malam
 

Habis kenyang terbitlah ngantuk...heee

Tempat makan yang kedua yang kami datangi itu "Halal Sakura". Halal Sakura merupakan restoran otentik uighur halal yang berada di Nippori. Ceritanya, habis muter - muter di Ueno Zoo terbitlah lapar dan Mas Bojo ngajakin makan siang di Halal Sakura. Berbekal peta dari mbah gugel, saya dan Mas Bojo memilih jalan kaki dari Ueno Zoo menuju Halal Sakura. Jarak dari Ueno Zoo ke Halal Sakura sekitar 1,5km. Walopun jauh, duo sholihah kuat lhooo, udaranya seger juga.
Dari Ueno Zoo menuju Halal Sakura






 

Setelah jalan kaki kurang lebih 20 menit, akhirnya ketemulah Resto "Halal Sakura", perut laparnya maksimal donk. 



Kakak sangat lapar dan adek sangat ngantuk..hahahah
Perut kenyang hatipun senang, saatnya balik ke Minowa. Seperti biasa, sebelum memulai perjalanan cek dulu gugel map. Berhubung jarak resto ke apartemen hampir sama dengan jarak ueno zoo ke resto dan melihat duo sholihah sudah ceria habis makan siang, mari pulangnya jalan kaki sajo yaaa..hahaha
Kalo emak ditanya enakan mana makanan di Ayam-Ya dan Halal Sakura. Emak ngga bisa jawab ya gaes karena semua punya ciri khas masing - masing dan rasanya enak semua. Kalo dari harga emak lebih ngga tau lagi karena yang bayarin mas bojo...hahahaha
Sekian sedikit cerita tentang penginapan dan tempat makan yang kami cobain ya gaes. Semoga bermanfaat buat kalian semua.
































Rabu, 25 Desember 2019

Perjalanan Trio Kwek Kwek menuju Tokyo ( Bintaro - Tokyo 13/14 Desember 2019 )

Hai gaeeees...ketemu lagi nih. Kali ini emak sholihah mau cerita tentang pengalaman emak  membawa duo sholihah ke Tokyo tanpa mas bojo lho. Yup, tujuan kami ke Tokyo untuk ketemu si ganteng yang sudah 3 bulan kuliah di Tokyo (LDM an nih ceritanya). Petualangan ini sudah direncanakan beberapa bulan sebelumnya. Mas bojo sudah membelikan tiket PP Jakarta - Tokyo untuk kami bertiga pada bulan Agustus ( Mas bojo berangkat kuliah ke Tokyo bulan September lho...hahaha).
Petualangan dimulai dari perjalanan dari rumah ( Bintaro ) menuju Bandara Soekarno Hatta pada hari Jum'at tanggal 13 Desember 2019 jam 18.30. Dengan semangat '45 nih Trio Kwek Kwek berangkat dengan membawa 3 koper yang lumayan besar bo'. Eh selain 3 koper, emak sholihah juga  bawa 1 tas ransel dan 1 sling bag trus duo sholihah bawa 1 tas ransel kecil juga lho. Total bawa 6 tentengan lah...hahahaha.
Ini merupakan perjalanan pertama emak ke luar negeri lho, jadi emak sama sekali nggak tau prosedur atau alur yang harus dilalui ketika di bandara (pastinya beda donk penerbangan domestik sama penerbangan internasional). So pasti, emak sholihah yang sering panikan ini hanya mengandalkan do'a biar ngga panik di depan duo sholihah donk. hahahaha. 
Setelah kurang lebih 1 jam, sampailah kami di Bandara Soekarno Hatta. Begitu turun dari taksi, yang pertama kali dicari adalah troli biar emak sholihah gampang bawa 3 koper yang lumayan besar. Berhubung bodi emak sholihah yang mungil ini ngga kuat ngangkat koper ke troli, maka emak sholihah minta bantuan Bapak Security buat ngangkatin dan menata koper ke troli. hahahaha.
Emak sangat bersyukur duo sholihah sangat ceria selama di Bandara dan itu sangat membantu emak memudahkan dalam proses Check In dan pemeriksaan Imigrasi. Begini nih penampakan duo sholihah.





Selesai proses check in, bebaslah kami dari 3 koper besar...hahaha. Sebelum melanjutkan ke pemeriksaan imigrasi, emak sholihah ngajak duo sholihah sholat dan lanjut foto - foto donk.











Akhirnya masuklah ke prosedur pemeriksaan Imigrasi. Ternyata ngga seseram yang emak bayangin lho. hahahaha..dasar emak yang terlalu lebay. Oh iya, jadwal penerbangan kami jam 23.40 WIB, jadi kami lanjut donk menuju ke ruang tunggu. Demi menjaga supaya duo sholihah ngga ngantuk selama nunggu jadwal masuk ke pesawat, emak bawain gadget dan mengijinkan mereka nonton yutub sepuasnya...Kalo ada yg tidur berarti tugas emak bertambah donk, yaitu gendong bocah. Beraaat booo..hahahaha. Beginilah penampakannya.



Kakak udah bisa bantuin ndorong...





Berasa kayak di rumah ya kak
Setelah agak lama menunggu, tiba waktunya untuk masuk ke pesawat. Tarrraaaa...duo sholihah makin ceria dan bahagia padahal sudah hampir tengah malam lho (23.45 WIB). Penerbangan GA - 874 membawa kami ke Haneda untuk bertemu si ganteng.



Setelah penerbangan kurang lebih 7 jam, sampailah kami di Haneda (Tanggal 14 Desember 2019, sekitar jam 08.50 waktu Tokyo). Trio Kwek Kwek makin ceria dan bahagia donk. 





Yeeay, berhasil menginjakkan kaki di Haneda. Disinilah emak merasa takjub dengan kemampuan diri sendiri. Oh iya, emak sempat ngga bisa tidur beberapa hari menjelang keberangkatan lho. Yup, emak terlalu khawatir dengan perjalanan kali ini. Emak langsung bersyukur karena berhasil membawa duo sholihah sampai ke Tokyo dengan penerbangan tengah malam, dimana ini adalah penerbangan terjauh emak tanpa ditemani mas bojo. Ini merupakan salah satu pencapaian terbesar emak sholihah tahun 2019. 

Nungguin koper. Kekuatan emak sholihah harus dikeluarkaan. Ngga ada yang bantuin. heee
Finally, setelah melalui pemeriksaan imigrasi dan pengambilan bagasi, Trio Kwek Kwek bertemu dengan si ganteng. Kalimat pertama adek pas ketemu Ayahnya, "Akhirnya kita berempat lagi ya". Beginilah penampakan duo sholihah ketika ketemu Ayahnya. Maklum, sudah 3  bulan mereka menunggu momen ini. Sangat terlihat rasa kangen itu kan. Jangan ikut nangis ya gaeees.




Dengan telah berkumpulnya kami berempat, cukup sekian cerita emak sholihah kali ini ya...Nantikan episode - episode cerita berikutnya. Kita harus percaya bahwa kita bisa dan tentunya tak lupa kita harus banyak berdoa kepada Alloh agar dimudahkan dan dilancarkan dalam segala hal...